Kamis, 23 Juli 2020

SAJAK-SAJAK HUJAN


JALAN YANG DULU PERNAH KITA JALIN 
SERTA INGIN YANG BEGITU DINGIN
(Penulis : Ranreng)             

Ada yang tak bisa ku ulang kembali
Di jalan itu. Jalan yang sering kita lalui dulu
Sebab kini,
Kau angin telah berlalu menjadi nafas orang lain
Menyisakan rintik sepi yang perlahan tak terdangar lagi

Hujan di jalan dulu itu adalah dirimu, dan
Aku dingin yang tak pernah ingin berpaling
ku kenang kecup dingin keningmu
dari ingatan yang tak ingin lekas mengering

Pertalian dingin ini menjalin basah - jalinan kenang
Kau ingatan yang lengang - ikatan yang telah lekang
jejakmu kabut di kaca itu lenyap menyerap
Memagut gigil kata yang paling dingin dan tak terucap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SAJAK-SAJAK HUJAN

JALAN YANG DULU PERNAH KITA JALIN  SERTA INGIN YANG BEGITU DINGIN (Penulis : Ranreng)               Ada yang tak bisa ku ulang kem...