JALAN YANG DULU PERNAH KITA JALIN
SERTA INGIN YANG BEGITU DINGIN
(Penulis :
Ranreng)
Ada yang tak
bisa ku ulang kembali
Di jalan
itu. Jalan yang sering kita lalui dulu
Sebab kini,
Kau angin
telah berlalu menjadi nafas orang lain
Menyisakan
rintik sepi yang perlahan tak terdangar lagi
Hujan di
jalan dulu itu adalah dirimu, dan
Aku dingin
yang tak pernah ingin berpaling
ku kenang
kecup dingin keningmu
dari ingatan
yang tak ingin lekas mengering
Pertalian
dingin ini menjalin basah - jalinan kenang
Kau ingatan
yang lengang - ikatan yang telah lekang
jejakmu kabut
di kaca itu lenyap menyerap
Memagut gigil
kata yang paling dingin dan tak terucap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar